|
Didirikan pada bulan Oktober 2004, Prakarsa Pendidikan Orang Utan Republik (PPOUR) merupakan sebuah kegiatan di bawah payung Social and Environmental Entrepreneurs (SEE). Misi Prakarsa Pendidikan OUR adalah untuk memfasilitasi pendidikan konservasi orangutan agar selamat dari ancaman kepunahan.
Untuk dapat menyelamatkan orangutan dari ancaman kepunahan, masyarakat Indonesia harus lebih memahami peraturan perundangan dan konsekuensi atas pembelian dan kepemilikan orangutan, serta perusakan hutan. Pada akhirnya, masyarakat Indonesia harus dapat menghargai margasatwa dalam pengertian konservasi dan hal tersebut dapat terwujud melalui kampanye-kampanye pendidikan yang efektif. Pada saat yang sama, masyarakat yang berada di luar negara habitat orangutan juga perlu menghargai orangutan dan perannya dalam ekosistem tropis. Oleh karena itu, PPOUR memiliki target masyarakat lokal dan internasional dalam berbagai program pendidikan konservasi orangutan dan habitatnya yang terancam. PPOUR didirikan sebagai sebuah konsep terobosan oleh para pendiri Orang Utan Republik (OUR), perusahaan yang mengimpor produk-produk ramah lingkungan dari Indonesia, tempat tinggal satu-satunya jenis kera besar Asia, orangutan. Sejak April 2005, para pendiri OUR menyumbangkan seluruh keuntungannya, setelah dipotong pajak, untuk Prakarsa Pendidikan OUR (PPOUR). Karena dikelola sebagai proyek nirlaba di bawah payung SEE, PPOUR juga dapat menerima sumbangan dari individu, korporasi, yayasan, dan lembaga-lembaga pemberi bantuan lainnya yang mendukung program-program pendidikan OUR. Project Director PPOUR, Gary Shapiro, Ph.D. memulai keterlibatannya dengan orangutan sejak 30 tahun yang lalu, dan merupakan salah satu pendiri dan wakil presiden Orangutan Foundation International sejak 1986-2004. Dr. Shapiro dan istrinya, Inggriani, terinspirasi untuk membentuk Prakarsa Pendidikan OUR sebagai jawaban atas perlunya pendidikan dalam mengatasi krisis yang dihadapi orangutan saat ini, terutama di Sumatra. Pada bulan Juli tahun 2005, OUREI telah mengundang Angelina Sondakh (salah seorang anggota Parlemen Indonesia (DPR) sekarang), untuk menjadi Duta Besar OUREI. Angelina sendiri telah ikut mempromosikan orangutan dan masalah-masalah konservasi lainnya sejak beberapa tahun lalu dan Angelina adalah Miss Indonesia tahun 2001. |